C++ | #21 Array 1 Dimensi


 

Halo teman-teman!

Setelah sebelumnya kita membahas fungsi dan rekursi, sekarang kita masuk ke salah satu struktur data yang paling sering dipakai dalam pemrograman, yaitu array.


Apa itu Array

Array adalah sebuah variabel yang bisa menyimpan banyak data sekaligus dengan tipe yang sama.
Kalau biasanya kita hanya menyimpan satu nilai di satu variabel, dengan array kita bisa menyimpan banyak nilai dalam satu nama variabel, hanya dibedakan dengan indeks.

Contoh sederhana:

  • Tanpa array:

    int a = 10; int b = 20; int c = 30;
  • Dengan array:

    int angka[3] = {10, 20, 30};

Lebih singkat dan lebih mudah dikelola.


Cara Membuat Array

Deklarasi array dalam C++:

tipe_data nama_array[jumlah_elemen];

Contoh:

int nilai[5]; // array kosong berisi 5 elemen integer float angka[10]; // array kosong berisi 10 elemen float char huruf[3]; // array kosong berisi 3 elemen char

Mengisi dan Mengakses Array

Array menggunakan indeks untuk mengakses elemennya. Indeks selalu dimulai dari 0.

Contoh:

#include <iostream> using namespace std; int main() { int nilai[5]; // deklarasi array dengan 5 elemen // mengisi nilai ke array nilai[0] = 10; nilai[1] = 20; nilai[2] = 30; nilai[3] = 40; nilai[4] = 50; // menampilkan isi array cout << "Isi array: " << endl; for (int i = 0; i < 5; i++) { cout << "nilai[" << i << "] = " << nilai[i] << endl; } return 0; }

Output:

Isi array: nilai[0] = 10 nilai[1] = 20 nilai[2] = 30 nilai[3] = 40 nilai[4] = 50

Inisialisasi Array

Selain cara manual, kita bisa langsung memberi nilai pada array saat deklarasi:

int angka[5] = {1, 2, 3, 4, 5};

Jika jumlah data lebih sedikit dari ukuran array, sisanya akan otomatis bernilai 0:

int angka[5] = {7, 8}; // sisanya jadi 0

Jika kita tidak menuliskan jumlah elemen, compiler akan menghitung otomatis:

int angka[] = {1, 2, 3, 4, 5}; // otomatis panjangnya 5

Contoh Program: Menyimpan Nilai Siswa

#include <iostream> using namespace std; int main() { int nilai[5]; int total = 0; cout << "Masukkan 5 nilai siswa:" << endl; for (int i = 0; i < 5; i++) { cout << "Nilai ke-" << (i+1) << ": "; cin >> nilai[i]; total += nilai[i]; } cout << "\nDaftar nilai siswa:" << endl; for (int i = 0; i < 5; i++) { cout << "Siswa " << (i+1) << ": " << nilai[i] << endl; } cout << "\nRata-rata nilai = " << (float)total/5 << endl; return 0; }

Kelebihan Array

  • Menyimpan banyak data dengan tipe yang sama.

  • Memudahkan akses dengan indeks.

  • Cocok untuk menyimpan data berurutan (nilai, angka, daftar).

Kekurangan Array

  • Ukurannya tetap, tidak bisa diubah setelah dideklarasikan.

  • Hanya bisa menyimpan data dengan tipe yang sama.


Kesimpulan

  • Array adalah variabel yang bisa menyimpan banyak data dengan tipe sama.

  • Elemen array diakses dengan indeks, dimulai dari 0.

  • Bisa diisi manual atau diinisialisasi langsung.

  • Sangat berguna untuk menyimpan data yang banyak dan berurutan.


Di part berikutnya, kita akan lanjut ke Array 2 Dimensi (Matriks), yaitu array yang memiliki baris dan kolom.

Posting Komentar

0 Komentar