Halo teman-teman!
Setelah sebelumnya kita membahas fungsi dan rekursi, sekarang kita masuk ke salah satu struktur data yang paling sering dipakai dalam pemrograman, yaitu array.
Apa itu Array
Array adalah sebuah variabel yang bisa menyimpan banyak data sekaligus dengan tipe yang sama.
Kalau biasanya kita hanya menyimpan satu nilai di satu variabel, dengan array kita bisa menyimpan banyak nilai dalam satu nama variabel, hanya dibedakan dengan indeks.
Contoh sederhana:
-
Tanpa array:
-
Dengan array:
Lebih singkat dan lebih mudah dikelola.
Cara Membuat Array
Deklarasi array dalam C++:
Contoh:
Mengisi dan Mengakses Array
Array menggunakan indeks untuk mengakses elemennya. Indeks selalu dimulai dari 0.
Contoh:
Output:
Inisialisasi Array
Selain cara manual, kita bisa langsung memberi nilai pada array saat deklarasi:
Jika jumlah data lebih sedikit dari ukuran array, sisanya akan otomatis bernilai 0:
Jika kita tidak menuliskan jumlah elemen, compiler akan menghitung otomatis:
Contoh Program: Menyimpan Nilai Siswa
Kelebihan Array
-
Menyimpan banyak data dengan tipe yang sama.
-
Memudahkan akses dengan indeks.
-
Cocok untuk menyimpan data berurutan (nilai, angka, daftar).
Kekurangan Array
-
Ukurannya tetap, tidak bisa diubah setelah dideklarasikan.
-
Hanya bisa menyimpan data dengan tipe yang sama.
Kesimpulan
-
Array adalah variabel yang bisa menyimpan banyak data dengan tipe sama.
-
Elemen array diakses dengan indeks, dimulai dari 0.
-
Bisa diisi manual atau diinisialisasi langsung.
-
Sangat berguna untuk menyimpan data yang banyak dan berurutan.
Di part berikutnya, kita akan lanjut ke Array 2 Dimensi (Matriks), yaitu array yang memiliki baris dan kolom.


0 Komentar